top of page
Search

GIZI DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN OBESITAS

  • Writer: Nadia Iriana
    Nadia Iriana
  • Oct 1, 2025
  • 5 min read

Halo Sahabat Bugar!


Obesitas terjadi ketika asupan energi lebih besar daripada pengeluaran energi dalam waktu lama. Karena itu, pengaturan gizi (nutrisi) adalah kunci utama untuk mencegah dan mengatasi obesitas. Tujuannya:

  • Mencapai dan mempertahankan berat badan ideal.

  • Menjaga keseimbangan asupan kalori dan pengeluaran energi.

  • Memenuhi kebutuhan zat gizi tanpa kelebihan energi.


Prinsip Gizi untuk Pencegahan Obesitas

a. Keseimbangan Energi

  • Sesuaikan jumlah kalori yang dikonsumsi dengan kebutuhan energi tubuh.

  • Hindari kelebihan kalori dari makanan tinggi lemak dan gula.


b. Makanan Bergizi Seimbang

  • Karbohidrat kompleks: beras merah, oat, roti gandum, kentang dengan kulit, jagung.

  • Protein berkualitas: ikan, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, kacang-kacangan.

  • Lemak sehat: dari kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, minyak zaitun.

  • Serat tinggi: sayur dan buah untuk rasa kenyang lebih lama, memperbaiki pencernaan.

  • Air putih: cukup 2–2,5 liter per hari.


c. Pola Makan Sehat

  • Makan teratur 3 kali sehari + 1–2 snack sehat bila perlu.

  • Gunakan piring T gizi seimbang (½ piring sayur & buah, ¼ karbohidrat kompleks, ¼ protein).

  • Kurangi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh.

  • Hindari minuman manis, soda, atau kopi/teh bergula.


d. Kontrol Porsi dan Frekuensi

  • Gunakan piring lebih kecil untuk mengurangi porsi.

  • Makan perlahan agar cepat merasa kenyang.

  • Batasi makan di luar rumah atau fast food.


e. Pola Hidup Sehat Lainnya

  • Aktivitas fisik teratur.

  • Tidur cukup dan kelola stres, karena kurang tidur dan stres memicu makan berlebih.


Prinsip Gizi untuk Mengatasi Obesitas (Penurunan Berat Badan)

a. Defisit Kalori Bertahap

  • Kurangi 500–750 kkal/hari dari kebutuhan total → menurunkan berat badan sekitar 0,5–1 kg/minggu.

  • Jangan diet terlalu ketat agar tubuh tidak kekurangan gizi.

b. Komposisi Makronutrien Seimbang

  • Karbohidrat: 45–55% total energi, pilih yang kompleks dan berserat.

  • Protein: 15–20% total energi; membantu kenyang lebih lama dan mempertahankan massa otot.

  • Lemak: 25–30% total energi, fokus pada lemak tak jenuh (omega-3, minyak nabati sehat).

c. Tinggi Serat, Rendah Indeks Glikemik

  • Perbanyak sayur, buah, biji-bijian utuh untuk mengontrol rasa lapar.

  • Pilih karbohidrat dengan indeks glikemik rendah agar gula darah stabil.

d. Batasi Makanan Olahan

  • Kurangi makanan ultra-proses: snack kemasan, gorengan, daging olahan.

  • Masak sendiri agar bisa mengontrol bahan dan bumbu.

e. Minum Air Putih Sebelum Makan

  • Membantu rasa kenyang sehingga makan tidak berlebihan.

f. Pemantauan

  • Catat makanan harian (food diary).

  • Timbang berat badan seminggu sekali.

g. Konsultasi Profesional

  • Ahli gizi/dokter dapat menyusun rencana diet personal sesuai usia, jenis kelamin, aktivitas, dan kondisi medis.

 

 Contoh makanan dan minuman yang dianjurkan dan dihindari untuk mencegah dan menangani obesitas ada dalam tabel di bawah ini.

Kategori

Makanan/Minuman yang Dianjurkan

Makanan/Minuman yang Dibatasi/Dihindari

Alasan

Sumber Karbohidrat

- Nasi merah, beras cokelat- Oat, quinoa, jagung, kentang rebus- Roti/tortilla gandum utuh

- Nasi putih berlebihan- Roti putih, mie instan, kue manis

Karbohidrat kompleks lebih tinggi serat & indeks glikemik rendah sehingga kenyang lebih lama

Sumber Protein

- Ikan, ayam tanpa kulit- Daging tanpa lemak- Tahu, tempe, telur rebus- Kacang-kacangan, edamame

- Daging berlemak tinggi- Sosis, nugget, daging olahan tinggi garam/lemak- Gorengan berbahan protein

Protein tanpa lemak membantu kenyang & menjaga massa otot

Lemak Sehat

- Minyak zaitun, minyak canola- Alpukat- Kacang almond, kenari, biji chia/flax

- Lemak trans (margarin padat, shortening)- Minyak goreng berulang pakai- Snack kemasan tinggi lemak jenuh

Lemak sehat bantu kontrol kolesterol, sedangkan lemak jenuh/trans tingkatkan risiko penyakit jantung

Sayur

- Semua sayuran segar/rebus/tumis ringan- Lalapan tanpa saus tinggi kalori

- Sayur yang dimasak dengan santan pekat/goreng berlebihan

Sayuran tinggi serat, rendah kalori, kaya vitamin & mineral

Buah

- Buah segar: apel, pir, pepaya, melon, jeruk, beri

- Buah kalengan manis- Jus buah kemasan dengan gula tambahan

Buah segar kaya serat & antioksidan, gula tambahan meningkatkan kalori

Minuman

- Air putih- Teh/herbal tanpa gula- Infused water (air + potongan buah)

- Minuman manis (soft drink, boba, teh manis)- Minuman berenergi tinggi gula

Air putih nol kalori, minuman manis tinggi kalori kosong

Cemilan

- Buah potong, yogurt rendah lemak, kacang rebus panggang tanpa garam

- Keripik, cokelat manis, kue, snack ultra-proses

Cemilan sehat tinggi serat/protein rendah kalori lebih membantu kenyang

Bumbu & Saus

- Rempah-rempah alami, lemon, bawang putih, jahe

- Saus botolan tinggi gula/garam (kecap manis, saus sambal instan)

Rempah alami menambah rasa tanpa kalori/garam berlebih

 

 

 Contoh menu mingguan 1400-1600 kkal/hari.

Hari

Sarapan

Snack Pagi

Makan Siang

Snack Sore

Makan Malam

Senin

Bubur kacang hijau tanpa santan (gula minimal) + irisan pisang

1 buah pepaya ukuran sedang

Nasi merah ½ piring + pepes ikan kembung + sayur asem + lalapan timun

Kacang tanah rebus segenggam

Sup bening ayam kampung tanpa kulit + tumis bayam jagung

Selasa

Lontong sayur ringan (kuah santan encer, porsi kecil, banyak sayur) + telur rebus

Buah melon

Nasi merah ½ piring + tahu bacem panggang + tumis kangkung + lalapan

Ubi rebus kecil 2 potong

Sup ikan kuah kuning + lalapan + tempe kukus

Rabu

Opor ayam kampung tanpa kulit kuah encer + ketupat kecil

Jeruk manis 1 buah

Nasi merah ½ piring + pepes tahu + sayur lodeh tanpa santan + lalapan

Smoothies alpukat tanpa gula

Ikan bakar bumbu rujak + tumis brokoli wortel

Kamis

Pecel sayur (kuah kacang encer, sedikit) + lontong kecil

Buah semangka

Nasi merah ½ piring + ayam kukus bumbu kuning + sayur bening bayam + lalapan

Jagung rebus kecil

Sup ikan gurame + tumis sawi + tempe panggang

Jumat

Nasi uduk santan tipis (porsi kecil) + telur rebus + lalapan timun

Buah pir

Nasi merah ½ piring + pepes ikan + sayur asem + lalapan

Kacang edamame rebus

Sayur capcay + tahu panggang + buah pepaya

Sabtu

Bubur ayam kuah bening tanpa kerupuk dan kecap berlebih

Buah pisang 1 kecil

Nasi merah ½ piring + tempe bacem panggang + sayur lodeh santan encer + lalapan

Ubi ungu rebus

Pepes ayam kampung + tumis kangkung

Minggu

Soto ayam bening (ayam tanpa kulit, tanpa krupuk & nasi sedikit) + perasan jeruk nipis

Buah pepaya

Nasi merah ½ piring + ikan bakar sambal tomat segar + sayur asem + lalapan

Kacang rebus segenggam

Sup bening daging tanpa lemak + sayur rebus + tempe kukus

 

  • Kalori: Menu ini rata-rata 1.400–1.600 kkal/hari. Untuk pria aktif bisa dinaikkan porsinya; untuk wanita dengan target penurunan berat badan bisa tetap seperti ini.

  • Karbohidrat: gunakan nasi merah, ketupat, lontong, ubi/jagung rebus.

  • Protein: ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, telur rebus.

  • Sayur: perbanyak pada setiap waktu makan.

  • Bumbu Nusantara: gunakan rempah-rempah alami (kunyit, jahe, serai, daun jeruk) agar lezat tanpa banyak minyak/gula/garam.

  • Cara Masak: rebus, kukus, pepes, panggang lebih baik daripada goreng.

  • Minum: air putih 6–8 gelas/hari.

  • Aktivitas fisik: tetap lakukan olahraga ringan-sedang 30 menit/hari agar defisit kalori lebih efektif.


Yuk kita biasakan makan dengan gizi seimbang!

Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah yaa!

 

 
 
 

Recent Posts

See All
TENTANG KEBUGARAN JASMANI

Halo Sahabat Bugar! Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melaksanakan aktivitas harian dengan mudah, tanpa merasa lelah...

 
 
 

Comments


pkmpg-removebg-preview.png

Puskesmas Pulogadung

Jl. Kayu Putih Selatan III No. 2B Pulogadung, Jakarta Timur

image.png

© 2025 by Puskesmas Pulogadung

bottom of page